Tingkatkan Kompetensi, Pustakawan UBB ikuti Pelatihan Penguatan Jabatan Fungsional Pustakawan
Bangka, Dalam rangka meningkatkan kompetensi pustakawan UBB mengikuti Pelatihan Penguatan Jabatan Fungsional Pustakawan Angkatan II Tahun 2025 yang di selenggarakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional RI secara daring melalui portal ELDIKA (https://eldika.perpusnas.go.id). Kegiatan ini belangsung dari tanggal 04 November sampai dengan 03 Desember 2025, dengan peserta sebanyak 40 pustakawan dari berbagai instansi, baik itu perpustakaan perguruan tinggi, sekolah maupun perpustakaan umum dari berbagai daerah di Indonesia.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi pustakawan dalam menjalankan peran strategis di era transformasi digital, sekaligus memastikan terselenggaranya layanan perpustakaan yang semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pemustaka, serta meningkatkan profesionalisme pustakawan terutama dalam menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Pelatihan ini menggabungkan metode synchronous (tutorial daring, diskusi) dan asynchronous (penugasan, tes formatif). Para peserta juga diwajibkan mengikuti kegiatan dengan disiplin, termasuk penggunaan perangkat laptop/PC yang memadai dan ketentuan tata berpakaian yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.
Dalam daftar 40 peserta yang dipanggil oleh Pusdiklat Perpusnas RI, salah satunya berasal dari UPA Perpustakaan Universitas Bangka Belitung, yaitu Darma, S.I.Pust. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen perpustakaan UBB untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam jabatan fungsional pustakawan.
Pelatihan ini menjadi kesempatan penting bagi pustakawan untuk memperbarui wawasan dan meningkatkan keterampilan, terutama dalam memberikan layanan berbasis teknologi yang semakin esensial. Selain peningkatan kompetensi teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya integritas dan etika profesi. Pusdiklat mengingatkan peserta dan instansi asal agar tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apa pun kepada panitia selama pelaksanaan kegiatan.
Melalui pelatihan ini, Pusdiklat Perpusnas RI berharap lahir pustakawan profesional yang mampu menjadi motor penggerak transformasi perpustakaan di berbagai daerah dan institusi.
