UPA Perpustakaan Gelar FGD Persiapan Re-Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026
Dalam rangka meningkatkan pemahaman terkait dengan pengisian instrumen akreditasi perpustakaan perguruan tinggi, dimana instrumen penilaian akreditasi yang semula hanya enam komponen menjadi sembilan komponen, serta sebagai upaya untuk mempertahankan akreditasi A, UPA Perpustakaan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) terkait dengan Penyusunan Instrumen Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi, pada tanggal 25-26 Oktober 2024, di Hotel Santika. Kegiatan ini merupakan kegiatan internal UPA Perpustakaan yang diikuti oleh pengelola perpustakaan, baik kepala, pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan.
FGD ini bertujuan untuk mendiskusikan bagaimana proses pengisian instrumen akreditasi sehingga dapat meningkatkan standar layanan Perpustakaan Universitas Bangka Belitung. kegiatan ini dibuka langsung oleh kepala UPA Perpustakaan UBB, Suhaidar, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, Kepala UPA Perpustakaan UBB menjelaskan pentingnya akreditasi dalam meningkatkan kualitas perpustakaan dan layanan informasi yang diberikan kepada pengguna, khususnya sivitas akademika Universitas Bangka Belitung, serta berharap nanti narasumber dapat membagikan tips dan trik untuk memperoleh akreditasi A kembali.
Narasumber pada kegiatan ini adalah Renda Khris Ardhi Artha, S.Sos., M.Si merupakan pustakawan ahli madya pada unit Direktorat Standarisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, sekaligus sebagai asesor akreditasi perpustakaan. Adapun Materi yang disampaikan terkait dengan kebijakan akreditasi dan bedah instrumen akreditasi perpustakaan perguruantinggi, serta pengalaman terbaik dari perpustakaan lain yang telah berhasil mendapatkan akreditasi unggul.

Setelah narasumber memaparkan materi, sesi selanjutnya adalah diskusi dan tanya jawab. Pada sesi ini penanggung jawab dari masing-masing komponen menanyakan maksud setiap pertanyaan serta bentuk bukti fisik yang harus dipersiapkan untuk memperoleh nilai maksimal di setiap komponen borang akreditasi. Dilanjutkan dengan penjelasan narasumber terkait dengan pertanyaan yang diajukan.
Dari kegiatan ini diperoleh rekomendasi yang harus dipenuhi oleh UPA Perpustakaan untuk memperoleh akreditasi unggul (A). Adapun point penting dari rekomendasi yang diberikan oleh narasumber adalah perlu adanya komitmen dan kebijakan dari pimpinan perguruan tinggi terkait dengan pengelolaan perpustakaan, baik yang menyangkut koleksi, sarana prasarana maupun tenaga perpustakaan.
Dengan adanya FGD ini, UPA Perpustakaan Universitas Bangka Belitung berharap dapat lebih siap lagi melaksanakan re-akreditasi dan memberikan layanan terbaik untuk sivitas akademika Universitas Bangka Belitung (Darma, S.I.Pust).
